Sabtu, 12 Februari 2011
Tips Cepat Reparasi TV SHARP
Setelah bersih,periksa semua titik solder di bagian : Vertikal-Regulator/power supply-Flyback.blok ini adalah yang paling sering terjadi kerusakan titik solder karena panas yang ditimbulkannya.terutama periksa solderan pada bagian kaki IC vertikal dan resistornya.Hati-hati dalam proses pengerjaan ,karena bagian ini sensitif,walaupun power sudah anda matikan masih tersisa tegangan pada elco suplly vertikal ( C:470uf/63v).
Ganti IC vertikal jika memang anda yakin rusak atau juga di tandai dengan berubahnya warna resistor vertikal.kerjakan dengan teliti.
Coba nyalakan pesawat TV dan perhatikan,jika masih tidak mau start secara normal ,ikuti langkah berikut ini:
Jika nyala led berwarna merah ke hijau dan berhenti menjadi kuning,kerusakan terjadi pada IC memory (24c04-24c16),ganti dengan yg baru.Setting kembali parameter di dalam servis menu.
Jika led berwarna merah terus mati,kerusakan terjadi pada IC utama ( TDA 938psxxx ) atau kehilangan tegangan 3.3volt pada regulator,cek bagian power supply.
Jika berwarna hijau atau merah berkedip-kedip,ada kesalahan dalam IC memory ( internal error ),anda dapat mereset ulang IC ini atau menggantinya ( tips mereset IC memory sharp akan di tampilkan pada tutorial khusus ).
Jika led berwarna hijau selama 5-10 detik dan kembali merah,ada kegagalan pada bagian horisontal,periksa flyback ( cabut dan ukur dengan multimeter skala 10k pada kaki ground dan kaki yg menuju kolektor TR.output horisontal,jika bergerak meskipun sedikit berarti flyback sudah short.Juga periksa tegangan 180V untuk blok RGB,biasa terjadi kerusakan pada resistor pembatasnya .
Jika led tidak menyala sama sekali ,periksa bagian input power supply,cek STR 6553/6554.ganti jika rusak dan jangan lupa periksa resistor pembatasnya (6.8/10watt).
Pada proses pergantian IC STR 6553/54 periksa semua dioda terutama 2 buah dioda bagian pojok,ganti dengan yg asli ,jika tidak STR dipastikan akan rusak kembali,dan ini sering terjadi.Bila anda tidak mendapatkan dioda yg bertype sama ,ambil dua buah dioda IN4007 disambung secara seri dan dipasang untuk menggantikan setiap satu buah dioda tersebut.
Kesimpulan :
TV SHARP yang menggunakan IC utama seri TDA 938PSxxx,umumnya dan sering terjadi kerusakan pada : SOLDERAN YANG KURANG BAGUS, IC VERTIKAL, IC MEMORY,FLYBACK dan REGULATOR.
kerusakan pada IC memory adalah bermacam-macam,ada yang karena rusak dan ada pula karena error.Pada kasus yang disebabkan karena error atau corrupt,dapat kita atasi dengan masuk kedalam menu servis.
Dilain kasus ,untuk Sharp seri black box yg menggunakan IC utama TDA 8361/8362.kerusakan standby sering terjadi pada bagian regulator 9V,ganti IC 7809 beserta kapasitor dan dua resistor kembarnya (18 ohm).periksa apakah elco 100-220uF/160Volt-nya tidak kembung.Periksa IC vertikal dan TR horisontal serta perbaiki semua titik solder.Dan tips untuk type ini jika terjadi protek atau tv tidak mau start dan hanya pada posisi standby.Lepaskan solderan pada kaki tengah IC reset program yaitu IC KIA 7045 ( putuskan jalur ground-nya) .IC ini berfungsi memberi tegangan 5volt pada pin reset di IC program (pada type SHARP 51R500) nicam/IGR nomor komponen ini : IC1003 (KIA7405).
Tv GOLDSTAR Mati Total
Menon-Aktifkan Sistem Proteksi
Sebelum dapat melakukan pelacakan bagian mana yang mengalami kerusakan pada pesawat televisi yang berada dalam kondisi terproteksi tentunya kita harus menon-aktifkan dahulu sistem proteksinya, karena jika sistem proteksi masih dalam keadaan aktif, kita tidak mungkin dapat melakukan pelacakan terhadap bagian yang rusak karena pesawat televisi akan langsung menuju kedalam mode standby sesaat setelah dinyalakan.
Pada contoh pembahasan digunakan pesawat televisi merek SHARP model 51U200, dimana pada model ini terdapat 8 titik proteksi, untuk menon-aktifkan seluruh proteksi dapat dilakukan dengan cara melepas jumper J718, J421 dan J906, dimana J718 terhubung dengan proteksi terhadap tegangan 180 volt, heater, 8 volt, dan ABL.
Sedangkan J421 terhubung dengan proteksi untuk tegangan 26 volt yang merupakan supply power amplifier, dan J906 terhubung dengan proteksi vertical output (vertical guard), tegangan 5 volt dan X-Ray protector (proteksi sinar -x) yang sebenarnya juga terhubung dengan heater tetapi disini digunakan untuk memproteksi terhadap kelebihan tegangan pada heater, karena sinar-x juga bisa timbul akibat naiknya tegangan pada heater.
Setelah sistem proteksi di non-aktifkan, maka akan dapat diketahui bagian mana yang mengalami kerusakan berdasarkan gejala yang ada, tetapi cara ini berbahaya jika sistem proteksi aktif karena adanya konsleting, karena hal tersebut dapat menyebabkan salah satu komponen akan terbakar akibat adanya konsleting, tetapi cara ini adalah cara yang tercepat untuk dapat menemukan kerusakan berdasarkan gejala yang timbul, tabel dibawah ini menunjukkan gejala yang mungkin timbul saat pesawat televisi berhasil di hidupkan setelah sistem proteksi di non-aktifkan, bagian manakah yang mungkin mengalami kerusakan dan komponen manakah yang berperan sebagai detektor proteksi :
Gejala Bagian yang mungkin rusak Detektor Proteksi
Gambar blanking RGB Amplifier hehilangan tegangan 180 volt D613
Gambar gelap, heater tidak menyala CRT kehilangan tegangan heater D614
Gambar gelap, OSD ada Tegangan ABL tidak normal D606
Gambar normal, suara tidak ada Power Amplifier kehilangan supply tegangan 26 volt D309
Gambar bergaris horizontal defleksi vertical tidak normal D504
Gambar terlalu terang ABL tidak normal D606, D607, Q603
Gambar polos / horisontal tidak bekerja Sistem kehilangan tegangan Vcc 8 volt D608, D609
Standby / tidak dapat menerima siaran Sistem kehilangan tegangan 5 volt D572
Cara lain untuk mengetahui bagian yang rusak adalah dengan cara melepas solderan salah satu kaki dari seluruh detektor proteksi, misalnya dengan melepas solderan kaki katoda dari dioda-dioda detektor proteksi yaitu D613, D614, D606, D309, D504, D607, D608, D609 dan D572. Setelah semua kaki katoda dioda-dioda detektor proteksi terlepas kemudian nyalakan pesawat televisi, saat pesawat televisi dalam kondisi menyala, kemudian hubungkan satu-persatu kaki tersebut dengan menggunakan ujung colokan AVO meter atau ujung obeng trim ke jalur PCB nya, jika saat salah satu kaki katoda dioda detektor tersebut di hubungkan dengan jalur PCB nya dan mendapati pesawat televisi menuju ke mode protect (standby), maka bagian tersebut lah yang mengalami kerusakan, dari sini dapat dilakukan pelacakan lebih lanjut untuk menemukan komponen yang rusak dan selanjutnya dapat dilakukan perbaikan.
Untuk memudahkan dalam menentukan komponen mana saja yang merupakan detektor proteksi, bagaimana cara me non-aktifkan nya dan pin mana dari IC micom / Jungle yang merupakan pin masukan dari sistem proteksi (pin protec) telah kami kumpulkan berdasarkan mereknya, anda dapat menelusurinya dengan cara meng-klik menu disamping, pilih merek yang sesuai dan akan ditampilkan tabel informasi mengenai hal tersebut.
Perbaikan tv sharp sistem protec
R 33 ohms untuk tegangan 40v untuk suply IC vertikal sering panas dan terbakar disebabkan karena C -/+ 1n5 atau 2n2 dan R 1K8 smd bypass ke ground kendor atau putus pada kaki 1 dan 2 IC Vertical, gejala ini juga disertai dengan tidak munculnya gambar/raster.
Untuk yang menggunakan IC Suara AN5891 pada parameter harus di beri nilai 1 karena bila tidak tv akan kehilangan suara. Untuk yang tidak menggunakan diberi nilai 0.
Selasa, 08 Februari 2011
Kerusakan - Kerusakan Pada Flyback
Berikut ini Kerusakan - Kerusakan Pada Flyback :
Ada 9 masalah yang biasa ditemukan pada FBT problem :
1. Konslet atau Shortnya kumparan Primer
2. Open atau Short pada capasitor internal di bagian sekunder FBT
3. FBT menjadi membengkak atau hampir pecah, atau bahkan sudah pecah
4. Bagian Luar FBT memercikkan atau memancakan bunga api (bocor) ke Ground
5. Bagian Dalam memercikan atau memancarkan (bocor) diantara Lilitan primer dan sekunder
6. Short di bag dalam Dioda High Voltage pada Lilitan sekunder
7. Kerusakan pada Pembagi Tegangan Focus / Screen yang mengakibatkan Tampilan menjadi Kabur ( Blur )
8. FBT mengalami kerusakan pada saat full operating voltage ( Kondisi Under load )
9. Short di diantara Lilitan primer dan sekunder
Gejala atau tanda apa sajakah yang terlihat Jika terjadi short pada Lilitan Primer ?
* Tidak ada Tampilan ( No High Voltage )
* Power Blink
* Tegangan B+ drop
* Transistor Horz output akan menjadi Panas sekali dan lama kelamaan menjadi short
* Disekiotar Jalur B+ beberapa Komponen akan mengalami kerusakan, seperti diode di sekunder UF5404 dan FET B+ IRF 630, short.
* Terkadang menyebabkan bagian Power menjadi Jebol.
Gejala atau tanda apa sajakah yang terlihat Jika terjadi internal Capasitor Open atau short di bagian dalam FBT ?
Jika Internall Capasitornya Short :
* Power Blink
* Tegangan B+ drop
* Transistor Horz output akan menjadi Panas sekali dan lama kelamaan menjadi short
* Disekitar Jalur B+ beberapa Komponen akan mengalami kerusakan, seperti diode di sekunder UF5404 dan FET B+ IRF 630, short.
* Terkadang menyebabkan bagian Power menjadi Jebol. Contoh Merk Raffles 15’
* Bagian Power mengalami shut down, seperti contoh Merk Compaq V55,Samtron 4bi,dll
* Terkadang Komponen pada Bagian ABL (Automatic Brightness Limiter) terbakar, Bagian ini biasanya terdapat disebelah FBT , contoh Merk LG 520 Si.
Jika Internal Capasitornya Open :
* High Voltage shutdown
* Monitor akan terdengar Tik-Tik-Tik, Kadang Jika capasitor kita ukur hasilnya Baik baik saja, Namun akan mengalami Breakdown ketika pada kondisi Full operating Voltage
* Transistor Horz output akan Jebol/Putus dalam beberapa jam atau hitungan hari setelah anda menggantinya.
* Kadang kadang menyebabkan tampilan “No display”
* Gambar yang terdistorsi
* Dapat menyebabkan Transistor Horz output short dan merusak bagian Power
Anda mempunyai 3 Pilihan Jika sebuah Internal Capasitor pada FBT mengalami open atau short :
* Menggantinya dengan FBT yang baru jika anda mendapatkannya di pasaran
* Berusaha mencari FBT refurbish Jika sangat sulit sekali mendapatkan part originalnya..
* Melakukan Modifikasi atau istilah para praktisi Teknik adalah Mencangkoknya
* Pilihan terakhir Kembalikan Monitor kepada konsumen Jika tidak dapat menemukan komparasi dari FBT tersebut.
Ternyata TVnya cuma 'batal'
Beberapa hari saya dibuat pusing TV Sharp Fine Crystal yang tangkapan siarannya tidak stabil, berubah-ubah sendiri, tegangan VT pada tuner naik turun dengan irama tak jelas.
Pertama saya cek tuner dengan memasang potensiometer 50K, tep tengah disambungkan ke pin VT tuner, tep pinggir satunya ke ground dan satunya ke +33V seri dengan R 10K. Potensio diputar, tangkapan normal, kesimpulan tuner no problem. Potensio dipindah ke bagian TR yang terhubung dengan VT, hasilnya kadang normal tapi kadang tidak. Kesimpulan sementara ada yang tidak beres antara VT tuner hingga pin VT di IC program.
Untuk memudahkan kerja saya 'reboisasi' saja komponen di jalur VT tuner hingga ke pin VT IC program, ternyata nggak ada bedanya. Lalu PCB saya bersihkan pakai thinner, juga nggak ada perkembangan. Iseng-iseng saat TV hidup saya panasi dengan hair-dryer, eh ada perkembangan sedikit. Akhirnya pakai ilmu 'nawaitu mandi jinabat', mesin TV saya lepas kemudian saya mandikan di pancuran sambil disikat pakai kuas. Selanjutnya dikeringkan dengan hair-dryer. Setelah benar-benar kering mesin saya pasang, dan ...... cespleng top markotop. Ooooo, ternyata TVnya nggak rusak, cuma sedang 'batal........ cuma butuh mandi jinabat'.
Mencuci mesin TV
Salah satu syarat TV bisa beroperasi dengan baik adalah bersih. Kadang-kadang gejala rusak hanya diakibatkan kotor, yaitu kotoran yang bersifat penghantar.
Ada beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan kotoran pada mesin TV.
- Bensin. Mudah didapat, merupakan bahan isolator (tak bikin konslet), cepat kering karena menguap. Bisa mengatasi beberapa macam kotoran yang bisa larut dalam bensin. Cara pakai, pakai lap yang dibasahi bensin kemudian untuk mengelap bagian yang kotor, misalnya kabel HV. Bisa juga pakai kuas. Jangan nyalakan TV kalau bensin belum habis menguap karena bisa kebakaran.
- Thinner. Kemampuan membersihkannya lebih hebat dari bensin, tetapi tidak sembarangan saat membelinya. Sebagian besar thinner yang dijual di pasaran bersifat menghantar, saat mau pakai sebaiknya dites dulu dengan OhmMeter X10K. Kuas yang dibasahi thinner bisa digunakan untuk membersihkan bagian-bagian mesin TV yang kotor, terutama bagian jalur PCBnya. Salah pilih thinner bisa malah berakibat merusakkan mesin TV karena malah konslet. Thinner yang jelek akan meninggalkan sisa yang tidak menguap yang membahayakan mesin TV.
- Air. Air merupakan bahan penghantar, tetapi bisa efektif membersihkan mesin TV. Banyak kasus kerusakan TV yang bisa diselesaikan dengan dicuci pakai air, misalnya TV yang dikencingi tikus, ketumpahan air gula, dsb. Kasus seperti itu tak bisa diselesaikan dengan bensin atau thinner. Membersihkannya bisa secara lokal saja dengan kuas yang dibasahi air, atau keseluruhan sekalian. Saya sering melepas mesin TV yang dikencingi tikus dari boxnya kemudian mencelupkannya di selokan sambil disikat pakai kuas dengan hati-hati. Setelah bersih dikeringkan dengan dimiringkan dulu biar tuntas, bisa dijemur, atau langsung di keringkan pakai hair dryer sampai benar-benar kering. Bagaimana kalau nyucinya pakai sabun? Mungkin ada kalanya perlu sabun, tetapi selama bisa diatasi dengan air bersih saja ngapain pakai sabun, proses bilas yang kurang bersih menyebabkan ada sisa sabun yang bisa jadi masalah di kemudian hari.
Banyak kasus aneh-aneh yang akhirnya hanya berujung pada: TVnya perlu 'cebok' atau 'mandi'.
Minggu, 06 Februari 2011
HANYA START SEBENTAR TV JVC F SERIES
Sabtu, 05 Februari 2011
Update PageRank Google
Electronic Clinic - LCD, LED, Plasma TV Specialist mendapatkan hadiah tahun baru, angpao imlek, kado valentine, sekaligus hadiah ulang tahun SarifTV dari Google. Ternyata Google romantis juga.
Bulan Februari ini Google mengupdate pagerank (peringkat blog). Ada blog yang peringkatnya naik, tidak mengalami perubahan, dan bahkan turun peringkat. Bulan ini blog ELECTRONIC CLINIC naik peringkat menjadi PR-2 dari semula PR-1. Ini artinya, Google menganggap Electronic Clinic adalah blog yang bermanfaat.
Terima kasih Google atas PR-nya... dan juga Adsense SEO Tricks yang sudah mengoptimasi blog ini dengan trik SEOnya, dan pastinya rekan-rekan bloger yang dengan setia mengunjungi blog ini. Kunjungan Anda sangat berarti bagi kami.
Oh,ya... blog ini dofollow lho! Jadi, komentar Anda pada artikel blog ini akan diperhitungkan oleh Google sebagai backlink buat blog Anda. So... rajin-rajinlah kasih komentar biar PR blog Anda naik juga.
Jumat, 04 Februari 2011
TRIK MENCARI SEMUA DRIVER KOMPUTER DAN DRIVER LAPTOP
Berikut ini triknya :
1. Klik kanan My Computer pilih Properties. Kalau di desktop tidak ada My Computer, buka Windows Explorer dan klik kanan pada My Computer pilih Properties.
![]() |
3. Setelah Device Manager terbuka, pilih salah satu driver yg belum terpasang, yaitu ditandai dengan tanda tanya kuning. Kemudian klik kanan pada salah satunya misalkan Ethernet Controller (Lan Card) pilih Properties.
4. Setelah itu, muncul jendela properties dari device tersebut. Pilih tab Details trus Klik ID device. Kemudian copy ID dari device tersebut dengan menekan Ctrl + C.
5. Kemudian, buka situs www.devid.info, trus paste ID device yang sudah di copy tadi pada kotak “Enter Device Id”. Trus klik “OK”.
6. Selanjutnya akan muncul beberapa pilihan driver yang kita inginkan. Kemudian pilih salah satu. Trus klik Download / Unduh.
7. Kemudian download drivernya dengan nge klik driver yg ada di baris "FILE"
8. Setelah Downloud FILE selesai, kemudian ekstrak dan install di Komputer atau di Laptop.
Demikian Cara Mudah Download untuk semua Driver Komputer dan driver Laptop.
Selamat Mencoba dan semoga berhasil .....
MENGHILANGKAN (VIRUS) AUTORUN.INF PADA FLASHDISK
- Boot komputer dengan modus Safemode.
- Jalankan aplikasi Command Prompt (Start > Run > cmd.exe) Bisa juga (Start > All Programs > Accessories > Command Prompt)
- Ketikkan drive USB tersebut (misalnya E: kemudian tekan [Enter])
- Ketikkan ATTRIB -R -A -S -H AUTORUN.INF, kemudian tekan [Enter]
- Ketikkan DEL AUTORUN.INF, kemudian tekan [Enter]
TV TERKUNCI
Penyelesaian :
Tekan dan tahan tombol display di remote kurang lebih 5 detik.
Dijamin TV akan normal kembali.
Metode ini juga berlaku bagi beberapa TV china lainnya
Selasa, 01 Februari 2011
servic tv cina stanby
pada umumnya tv cina menggunakan LA76810A dan LC8633XXX tp yg ini ada sedikit tambahan pada regulator ada pcb yg menancap tp bukan itu yang mau saya bagikan pengalaman
1 minggu yg lalu ni tv dah jadi sempat nyala 1 minggu karena di blog regulator out sudah ganti elkonya juga ic progam sudah gantian,
singkat cerita mesin sudah kupandangi gk ada yg mencurigakan ukur pada pin SDA SCL 0vol sa'at servic sebelumnya cristal dan elko di blog ic progam sudah ganti masa mu ganti lg pikirku,,kbetulan semalam ngobrol ma kang zaenal tak ceritain ma beliau gk tunggu lama trik beliau tak praktekin yaitu mengganti R747 R749 yg masing2 R nilainya 22k kuganti 10k kedua R tersebut berhubungan dengan pin SDA SCL lalu nyalakan tv belum juga ada perubahan kemudian menuju R709 390K ganti 270k dan ganti lagi cristalnya lalu nyalakan tv baru berjalan 2menit gambar hilang lalu OSD muncul goyang dengan kencang secara acak vertikal dan horizontal cabut jek lalu kunyalakan lagi tv gk mau nyala weleh weleh opo meneh yoo matikan lg mesin mata solderku ku arahkan ke pin cristal lalu kunyalakan tv mau nyala tp lagi2 gambar hilang dan osd bergetar gk karuan begitu berulang kali setiap mata solder di sentuhkan di pin cristal tv mau nyala walau hanya sesa'at perburuan di lanjutkan dan penyebabnya C705 18cf terukur sudah ngaco jauh dari ukuran aslinya setelah ceramik ganti pemain tv normal gk ada kendala makasih kang zaenal atas solusinya
Toshiba 2550XHE (25inc) Gambar Belang Hitam !


Toshiba 25 inc dengan type 2550XHE ini menggunakan Chroma M52707SP, Vertical TA8427, Regulator STR-Z3302, FBT: TFB4132AD.Kerusakan: Kondisi dingin atau lama tidak dihidupkan, barusan nyala gambar tertutup belang hitam hampir penuh, setelah dibiarkan sekitar 20 menit bisa normal !!! Lihat gambar kiri atas.
Penyelesaian sbb:
* Tv ini bikin pusing, sudah sy coba ganti IC utama M52707SP tidak ada perubahan, semua Vcc juga normal.
Nah, kalau rekan menemui kasus seperti ini, coba ukur dulu pin 6, kalau mengeluarkan tegangan tertentu, misal pada Toshiba ini saya ukur ada sekitar 1,7v...
Inilah penyebab belang tadi !
Pin 6 IC tersebut seharusnya Nol volt dan menuju Diode D305 (4148) yang sy ukur ternyata tidak short ataupun bocor !
Selanjutnya tambahi aja dengan diode type sama secara paralel tetapi arahnya terbalik (klik foto kanan atas untuk memperbesar)....pasti beres dech itu kerjaan !!!!
Polytron Grand Master GM1402 Tidak Sinkron !


Polytron Grand Master lawas type GM1402...Tidak Sinkron !!
Kerusakan: Awal dinyalakan tidak Sinkron seperti foto kiri atas, kalau dibiarkan hidup kira2 setengah jam bisa normal !
Solusi sbb:
* Tv ini Vcc normal semua, baik B+, 12v, 8v dll.
Pernah saya temui kasus Polytron sperti ini lain type tetapi IC Oscilator Hor/Vertical-nya sama yaitu TDA2579, setelah saya ganti IC tersebut tv langsung normal gambarnya ! Pada type yang ini tidak ada perubahan pada gambar !
Ternyata penyebab masalah ini sepele, kalau rekan mengalami klik dulu foto kanan atas, ganti aja sparepart yang saya lingkari merah, yaitu C435 di pin1 (Input) Stabilizer 7812, nilai lebih besar lebih bagus !
Itulah penyebab tidak sinkron-nya Polytron ini, C435 menyebabkan Vcc 12v tidak benar-benar DC sehingga mengakibatkan Oscilator H/V kacau !!!!!!







